Nashihat Ulama

http://rabee.net/makalat/nasihahllah.doc

( نصيحة للّه و للمسلمين )
Asy-Syaikh / Al-Allamah Robii’ bin Haadiy Al-Madkholiy –Hafizhohullahu-
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه
أما بعد :

Maka sesungguhnya disebabkan berbagai musibah dan malapetaka yang telah menimpa islam dan kaum muslimin serta kehinaan dan kerendahan mereka dihadapan musuh-musuhnya yang telah mengerumuni mereka sebagimana halnya orang-orang yang sedang lapar mengerumuni santapannya.

Saya mengajak para ‘Ulama kaum Muslimin dan yayasan-yayasan atau organisasi-organisasi ilmiyah disegala penjuru dunia. Dan kepada para pemimpin kaum muslimin seluruhnya untuk mereka bertaqwa kepada Allah dalam permasalahan ummat ini. Dan untuk mereka mengetahui bahaya-bahaya yang mengancam ummat, bahkan malapetaka ,dan bencana yang telah menimpa mereka. kemudian hendaklah mereka segera bertindak berdasarkan rasa tanggung jawab mereka dihadapan Allah , Untuk menyelamatkan Ummat ini dari bala dan kecelakaan yang telah menimpanya juga hendaklah mereka bersegera (sedini mungkin) mengerahkan seluruh cara, yang akan membantu mengeluarkan kaum muslimin dari semua ini.dan yang terpenting diantaranya (cara/jalan tersebut) adalah: “Kembali kepada dien mereka yang haq”, baik dari sisi aqidah,ibadah , akhlaq dan politik, kemudian hendaklah mereka menetapkan metode-metode yang benar yang bersumber dari kitabullah dan sunnah Rasulnya -shallallahu’alaihi wasallam- . dan apa yang dijalani salafus sholih,lalu mendidik generasi diatasnya, dimesjid –mesjid , sekolah –sekolah dengan berbagai tingkatannya, dan di berbagai media massa.
Berpedoman dengan perkataan Rasul yang mulia –shallallahu ‘alaihi wasallam-

قول الرسو ل الكريم صلى الله عليه و سلم :
” كلكم راع و كلكم مسئو ل عن رعيته ”

Artinya : “Tiap-tiap kalian adalah pemimmpin dan tiap-tiap kalian akan ditanyai (pertanggung jawabannya) tentang yang dia pimpin .”(1)

Dan ucapan Rasul yang mulia –shallallahu ‘alaihi wasallam- :

قو ل الرسو ل الكريم صلى الله عليه وسلم :

إذا تبا يعتم بالعينة ورضيتم بالزرع واتبعتم أذناب البقر وتركتم الجهاد في سبيل الله سلط الله عليكم ذلا لاينز عه عنكم حتى ترجعوا إلى دينكم .

Artinya : “Jika kalian telah jual-beli dengan cara ‘iinah,ridho , (larut) dalam cocok tanam, dan pertenakan serta meniggalkan jihad fiisabiilillah. Allah akan timpakan kepada kalian kehinaan ,yang Allah tidak akan mencabutnya sampai kalian kembali ke dien kalian “.(2)
Dan tidak diragukan lagi bahwa ummat ini , telah terjerumus kedalam perkara yang terjelek diantara perkara –perkara tersebut,sehingga akhirnya membawa mereka kapada keadaan yang sedemikian pahit .
Dan meletakkan dihadapan mereka :firman Allah :

قول الله تعالى :

وما كان لمؤ من ولا مؤ منة إذا قضى الله ورسوله أمرا أن تكون لهم الخيرة من أمرهم .

Artinya : Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi wanita yang mu’minah Apabila Allah dan Rasulnya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan (yang lain ) tentang urusan mereka . (Al-Ahzaab:36).

Ketahuilah! selama-lamanya kalian tidak akan mendapatkan solusi untuk menyelamatkan ummat ini kecuali harus melalui jalan ini , dan adapun yang mengambil jalan yang lain, tidaklah itu akan menambahkan kepada ummat ini melainkan kehancuran dan kehinaan. Dan sesungguhnya musuh –musuh islam tak satupun yang bisa membikin mereka ridho, kecuali keluarnya ummat ini dari diennya.

قول الله تعالى :

“ولن ترضى عنك اليهود ولا النصارى حتى تتبع ملتهم ”

Artinya : “ Orang-orang Yahudi dan Nasharo tidak akan pernah ridho kepadamu , sehingga kamu mengikuti millah mereka. (Al-baqoroh. 120).
Saya memohon kepada Allah Rabb Arsys yang besar agar mudah-mudahan memberikan taufiq kepada ummat, pemimpinnya, Ulamanya, serta masyarakat-masyarakatnya , untuk segera mengambil peneyebab –penyebab yang bermanfaat ini, dan menyatukan hati dan kalimat mereka diatas al-Haq.

Dalam kesempatan ini, saya tujukan nasehat saya kepada orang-orang yang telah diberi taufiq oleh Allah untuk mengikuti manhaj salaf As-sholih. Agar kiranya bertaqwa kepada Allah dan senantiasa muroqabatullah , secara dzohir dan bathin, dan berbuat ikhlas dalam seluruh perkataan dan ‘amalan-‘amalan mereka kepada Allah , dan hendaklah mereka menyingsingkan lengan (bersungguh-sungguh). Untuk menuntut ilmu yang bermanfaat..

Juga saya wasiatkan kepada para pemilik di jaringan . dijaring laba-laba –internet– hendaklah mereka menjadikan jaringan –jaringan ini sebagai media yang akses dalam menyebarkan manhaj salaf secara ilmiyah dan benar di seluruh sajian mereka melalui media-media yang sudah disediakan buat mereka.

Dan hendaklah yang tampil untuk itu (penyajian-penyajian tersebut ) para ‘ulama yang mapan dalam manhaj ini terlebih lagi mereka orang yang khusus (spesialisnya) .

Maka barang siapa yang spesialisasinya tafsir Al-Qur’an yang mulia hendaklah ia menulis permasalahan-permasalahan tafsir dan ilmu-ilmunya. ibadah ,mu’amalah-mu’amalah akhlaq –akhlaq dari ayat –ayat yang ia tafsirkan. Sebagaimana mengarah kepada usul-usul tafsir dan jenis-jenisnya.

Dan yang spesialisasinya dibidang hadits , hendaklah mengeluarkan perkataan –perkataannya dari sunnah Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- dan hendaklah dia mengasaskan permasalahan-permasalahan aqidah dan yang selainnya. Sebagaimana yang kami sebutkan pada saudaranya si Ahli Tafsir di atas, sebagaimana layak baginya menulis makalah-makalah dalam ilmu mushtholah dan Biografi Imam-imam Hadits.

Dan hendaklah orang yang spesialisasinya fiqh menulis makalah-makalahnya dibidang ini juga, hendaklah dia memilih diantara yang bisa membantu para penuntut ilmu untuk memahami kitabullah dan sunnah Rasulnya –shallallahu ‘alaihi wasallam- sekaligus menyertakan dalil-dalil disetiap permasalahan yang dia bahas di tiap-tiap pembahasan.

Dan hendaklah orang yang spesialisasi di bidang tarikh menulis tentang sirah perjalanan hidup Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam – , Sahabatnya serta ‘Ulama yang memiliki bukti yang jelas dalam membela islam dari kalangan ummat ini .

Dan hendaklah orang yang spesialisasinya di bidang bacaan dan tajwid menulis permasalahan-permasalahan dibidang ini pula .
Dan Hendaklah orang yang spesialisasinya di bidang bahasa menulis makalah dibidang bahasa pula dengan syarat dia harus menjauhi perkara –perkara yang tidak diakui oleh manhaj salaf ,seperti majaz beserta jenis-jenisnya . dan janganlah tampil untuk mengkritik ahlul bid’ah dan membantah kebathilan –kebathilan mereka kecuali para ‘ulama (orang yang berilmu) Dan saya mohon kepada orang-orang yang bertanggung jawab atas jaringan-jaringan ini seperti sahaab dan teman-temannya agar tidak menerima makalah –makalah.
Kecuali yang di cantumkan padanya nama-nama (penulisnya dengan jelas, dan janganlah mereka menerima orang-orang yang menggunakan nama palsu/ samaran.)

Sebagaimana saya mohon kepada kaum muslimin secara umum agar menjauhi pertikaian dan penyebab-penyebab perselisihan dan kalau seandainya itu terjadi dikalangan sebagian ikhwah , janganlah mereka memperbanyak jidal -debat dan janganlah mengedarkan mamasukkan sedikitpun darinya kedalam jaringan internet salafiyah atau yang lainnya. Akan tetapi hendaklah mereka mengembalikannya kepada para ‘Ulama agar mereka (para ‘ulama) berkata padanya dengan perkataan yang haq yang insya Allah bisa menyelesaikan perselisihan tersebut . dan saya nasehatkan kepada ikhwah agar bersemangat dalam menyebarkan ‘ilmu yang bermanfaat , dan penyebab-penyebab timbulnya mahabbah = rasa cinta dan ukhwah =persaudaraan diantara mereka .
Mudah-mudahan Allah memberikan taufiq kepada kita semua dan terhadap apa yang dia cintai dan ia ridhoi , dan mudah-mudahan Allah menyatukan hati kita semua. sesungguhnya Rabbku benar-benar mendengar Do’a.

Ditulis oleh: Syaikh Rabii’ bin Haadiy Umair Al-Madkholiy
Tgl . 25 Dzul qo’dah 1424 H.

Diterjemahkan oleh: ABU HISYAAM AS-SALAFIY

(http://thullabulilmiy.or.id/modules/news/article.php?storyid=6)

Author: Admin