RANTAI PERISTIWA DI TAHUN HIJRIYAH (Tahun 56-72 H)

RANTAI PERISTIWA DI TAHUN HIJRIYAH
(Tahun 56-72 H)
==================================

TAHUN 56 HIJRIYAH
-Pertempuran di Samarqand yang dipimpin oleh Sa’id bin Utsman bin Affan
-Wafatnya Qutsam bin al Abbas bin Abdil Muthalib pada pertempuran Samarqand (salah satu kota di Uzbekistan, negara pecahan Uni soviet).
-Wafatnya Ummul Mu’minin, Juwairiyah bintu al Harits. Marwan ikut mensholatinya.

TAHUN 57 HIJRIYAH
-Wafatnya Abdullah bin as Sa’idiy al Amiriy, salah satu sahabat
-Wafatnya Ummul Mu’minin, Aisyah Radhiallahu ‘Anha (menurut al Waqidiy: 58 H). Istri tercinta Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan anak sahabat yang paling dicintai pula
-Wafatnya Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits. Menurut Abu Mi’syar, Yahya bin Bukair dan lainnya mengatakan bahwa Abu Hurairah meninggal pada tahun 58 H. Wallahu A’lam.

TAHUN 58 HIJRIYAH
-Wafatnya Jubair bin Muth’im (pendapat Ibnu al Madiniy)
-Wafatnya Syaddad bin Aus al Anshoriy
-Wafatnya Abdullah bin Hawalah
-Wafatnya Uqbah bin Amir al Juhaniy, Amir di Mesir. Beliau termasuk sahabat yang faqih.

TAHUN 59 HIJRIYAH
-Wafatnya Abu Mahdzuroh, seorang muadzin pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
-Wafatnya Sa’id bin al Ash bin Sa’id bin al Ash bin Umaiyah. Beliau adalah gubernur Kufah dalam pemerintahan Utsman, Menaklukan Thabaristan, terpuji, lemah lembut, orang yang cerdik dll. Beliau lahir sebelum perang Badr.
-Wafatnya Abu Abdirahman, Abdullah bin Amir bin Kuraiz al Amir (menurut pendapat yang shahih)

TAHUN 60 HIJRIYAH
-Wafatnya Samurah bin Jundub al Fazariy. Beliau termasuk salah satu yang hadir di bai’at Ridwan
-Wafatnya Abu Humaid as Sa’idiy (menurut satu pendapat)
-Wafatnya Amirul Mu’minin Abu Abdirahman Muawiyah bin Abi Sufyan pada umur 78 tahun di Damaskus. Beliau wafat pada bulan Rajab.
-Diangkatnya Yazid putra Muawiyah sebagai khalifah.

TAHUN 61 HIJRIYAH
-Wafatnya cucu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan Raihanahnya, Abu Abdillah al Husain bin Ali bin Abdil Muthalib. Beliau wafat di negeri Karbala (daerah Iraq) pada usia 56 tahun. Beliau dibunuh oleh pasukan utusan Ubaidullan bin Ziyad atas perintah Yazid bin Muawiyah karena kekawatiran Yazid yang mendengar kabar bahwa penduduk kufah ingin membai’at al Husain dan berlepas diri dari pemerintahan Yazid. Al Husain kemudian berangkat menuju kufah untuk tabayun terhadap kabar dari kufah. Saat dikepung, al Husain bertanya kepada mereka, “Negeri apa ini?”. Mereka menjawab, “Karbala”. Lalu al Husain berkata, “Qarubal bala’ (bala’ telah dekat)”. Beliau dibunuh dan kepala beliau dipenggal kemudian diserahkan kepada Ubaidullah bin Ziyad.

-Terbunuhnya kedua putra al Husain: Ali al Akbar dan Abdullah
-Terbunuhnya saudara-saudaranya: Ja’far, Muhammad, ‘Atiq dan al Abbas al Kabir.
-Terbunuhnya keponakannya: Qasim bin al Hasan
-Terbunuhnya dua orang anak paman beliau: Muhammad dan Aun. Keduanya adalah putra Abdullah bin Ja’far bin Abdil Muthalib.
-Terbunuhnya Muslim bin Aqil bin Abdil Muthalib beserta dua anaknya: Abdullah dan Abdurahman.
Mereka dibunuh masih terkait dengan pembunuhan al Husain. Inaa Lillah Wa Inna Ilaihi Raji’un.

-Wafatnya Hamzah bin Amr al Aslamiy, sahabat.
-Wafatnya Ummul Mu’minin Ummu Salamah Hindun bintu Abi Umaiyah (sebagian menyebutkan: 59 H). Beliau adalah Ummul Mu’minin yang terakhir wafat. wallahu A’lam.

TAHUN 62 HIJRIYAH
-Wafatnya Buraidah bin al husaib al Aslamiy. Masuk islam sebelum perang Badr.
-Wafatnya Abul Muthalib bin Robi’ah bin al Harits bin Abdil Muthalib Radhiallahu ‘Anhu
-Wafatnya Amir Mesir Maslamah bin Mikhlad al Anshoriy Radhiallahu ‘Anhu
-Wafatnya Alqomah bin Qais an Nakha’iy Radhiallahu ‘Anhu (menurut pendapat yang kuat). Beliau adalah sohib Ibnu Mas’ud. Banyak kemiripan sifat beliau dengan Abdullah bin Mas’ud.
-Wafatnya Abu Muslim al Khaulani. Dia termasuk di kalangan mukhodrom (hidup di zaman nabi namun tidak sempat bertemu dengan beliau). Dia juga seorang yang zuhud dan termasuk petinggi di kalangan tabi’in. Al Kisah: Dahulu beliau pernah ditangkap oleh pasukan al Aswad al Ansiy (nabi palsu). Mereka lalu membakar Abu Muslim dengan api yang besar akan tetapi beliau selamat dengannya. al Ansi melepaskan beliau karena kawatir pengikutnya akan terpengaruh dengan Abu Muslim karena karomah beliau. -> riwayat mursal.

TAHUN 63 HIJRIYAH
-Jatuhnya tragedi al Harrah.
Kejadian ini merupakan salah satu tragedi yang paling mengerikan dalam sejarah islam.
Kejadian ini berawal dari sikap sebagian penduduk Madinah yang berlepas diri dari pemerintahan Yazid bin Muawiyah azh Zhalim yang sebelumnya mereka lebih condong kepada al Husain. Sebagian juga ingin membai’at Abdullah bin Zubair sebagai khalifah. Al Hasil Yazid mengerahkan bala tentaranya yang dipimpin oleh Muslim bin Uqbah untuk membantai penduduk. Tragedi ini terjadi pada bulan Dzulhijah. Korban di kalangan anak-anak muhajririn dan anshor sekitar 306 orang (menurut adz Dzahabi). Di luar itu, ribuan mayat bergelimpangan yang sebagiannya tidak bisa dikenali lagi.
Yang wafat di kalangan para sahabat: Ma’qil bin Sinan, Abdullah bin Hanzhalah al Ghosil dan Abdullah bin Zaid bin Ashim sang periwayat hadits sifat wudhu.
Korban lain: Muhammd bin Tsabit bin Qais, Muhammad bin Amr bin Hazm, Muhammad bin Abi Jahm dan Muhammad bin Ubai bin Ka’ab, Mu’adz bin al Harits yang diperintah oleh Umar untuk mengajak manusia sholat tarawih berjama’ah di zamannya, Ya’qub putra Thalhah bin Ubaidullah at Taimiy dan lainnya.

Selain itu juga Yazid mengerahkan pasukannya untuk mengepung Ibnu Zubair di Mekah. Pasukan tersebut lalu menyerang dan melempari bangunan ka’bah dengan manjaniq, maka terbakarlah sebagiannya.

-Wafatnya Masruq bin al Ajda’ al Hamdaniy. Beliau adalah orang faqih, ahli ibadah, sohib Ibnu Mas’ud dan beliau tidaklah tidur kecuali dalam keadaan sujud.

TAHUN 64 HIJRIYAH
-Kematian Muslim bin Uqbah. Dia mampus beberapa waktu sebelum matinya Yazid. Dialah yang menghalalkan Madinah dalam tragedi Harroh atas perintah Yazid. Menghalalkan penindasan terhadap rakyat jelata dan pelecehan kaum wanita Madinah. Merekomendasi para prajuritnya untuk berbuat apa saja di Madinah selama tiga hari.

-Kebinasaan Yazid bin Muawiyah bin Abi Sufyan, Abu Kholid di pertengahan Rabiul awwal pada umur 33 tahun. Dia mati sebelum berhasil menumbangkan Abdullah bin Zubair. Dia adalah seorang Kholifah yang kejam dan bengis. Dia memiliki jaza di saat perang melawan Konstantinopel.

-Diangkatnya putra Yazid yakni Muawiyah bin Yazid bin Muawiyah sebagai khalifah pengganti ayahnya. Dia lebih baik daripada Yazid namun umurnya tidak panjang. Dia memerintah hanya selama sekitar 40 hari saja kemudian wafat. Rahimahullah.

-Dibai’atnya Abdullah bin Zubair sebagai kholifah oleh penduduk Hijaz, Iraq, Yaman, Damaskus dan lainnya.

-Abdullah bin Zubair mengembalikan bangunan Ka’bah berdasarkan bentuk semula seperti di zaman nabi Ibrohim ‘Alaihissalam dan memperbaiki bangunan ka’bah yang sebagiannya telah terbakar akibat serangan pasukan Yazid dengan manjaniq pada waktu yang bertepatan dengan pertempuran Harroh. Terbakar pula tanduk kibas yang dahulu dijadikan oleh Allah sebagai pengganti Ismail ‘Alaihissalam.

-Marwan bin Hakam naik sebagai Khalifah versi pihak bani Umaiyah. Maka terjadilah pertempuran antara pihaknya dengan pihak Ibnu Zubair.
-Terbunuhnya adh Dhahak al Fihriy di Damaskus oleh tentara Marwan. Terbunuh pula saat itu sekitar 3000 orang
-Terbunuhnya Nu’man bin Basyir sahabat yang mulia. Beliau terbunuh oleh tentara Marwan ketika beliau hendak menolong adh Dhahak. Wallahu A’lam.
-Wafatnya al Walid bin Utbah bin Abi Sufyan bin Harb karena penyakit tho’un.

TAHUN 65 HIJRIYAH
-Wafatnya Khalifah Marwan bin Hakam di bulan Ramadhan. Dahulu dia adalah seorang yang faqih, juru tulis rahasia penting di zaman utsman bin Affan.
-Abdul Malik bin Marwan bin Hakam naik sebagai khalifah pengganti ayahnya.
-Wafatnya Sulaiman bin Shurad dan al Mushib bin Nujbah al Fazariy. Keduanya berangkat bersama pasukannya sekitar 4000 orang ingin datang kepada Marwan dalam rangka menebus darah al Husain. Marwan mengutus Ubaidullah bin Ziyad bersama 6000 orang prajuritnya.
-Wafatnya Abdullah bin Amr bin al Ash (menurut pendapat yang rajih). Jarak umur beliau dengan umur ayahnya hanya selang 11 tahun. Beliau adalah seorang yang shalih lagi berilmu.
-Wafatnya al Harits bin Abdullah al Hamdani

TAHUN 66 HIJRIYAH
-Datangnya wabah penyakit di Mesir
-Wafatnya Zaid bin Arqam al Anshari Radhiallahu ‘Anhu (menurut pendapat lain: 68 H). Beliau pernah mengikuti perang bersama Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wasallam sebanyak 17 kali peperangan.
-Wafatnya Jabir bin Samurah di Kufah (Menurut pedapat lain: 74 H)

TAHUN 67 HIJRIYAH
-Peperangan Khozir, yaitu pertempuran yang terjadi oleh ahli Syam dengan jumlah 40.000 pasukan. Pertempuran dimenangkan oleh pihak Ibrohim al Asytar. Mereka berhasil membunuh para pembesar musuh, yakni: Abdullah bin Ziyad bin Abihi, Husain bin Numair yang dahulu telah membolkade Abdullah bin Zubair dan Syurohbil bin Dzul Kila’. Kepala-kepala mereka dipenggal kemudian dipamerkan di Mekah dan Madinah.

-Wafatnya Adi bin Hatim Radhiallahu ‘Anhu (pendapat lain: 68 H) pada umur 120 tahun. Beliau masuk islam pada tahun ke-7 H.

TAHUN 68 HIJRIYAH
-Wafatnya Abu Syuraih al Khuza’i al Ka’biy. Masuk islam sebelum Fathu Makkah
-Wafatnya Abu Waqid al Laitsiy di Mekah. Beliau termasuk yang menyaksikan Fathu Makkah. Wafat pada umur Tujuh Puluhan tahun.
-Wafatnya Sang pembimbing umat dan Hibrul ummah, Abdullah bin al Abbas sepupu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di Tha’if pada umur 71 tahun. Keutamaan beliau sangat banyak, di antaranya: Termasuk keluarga nabi, Turjuman Al-Qur’an, ulama sahabat dll. Muhammad al Hanafiy turut mengurus jenazahnya.

-Ibnu Zubair memecat saudaranya Mush’ab dan mengangkat Ibnu Hamzah

TAHUN 69 HIJRIYAH
-Terjadinya wabah penyakit al Jarif di Bashrah. Berkata al Mada’ini :Telah mengatakan kepadaku seorang yang menyaksikan al Jarif, “Wabah tersebar selama tiga hari. Setiap harinya ada sekitar 70.000 orang yang meninggal.” Wallahu A’lam.
Diriwatkan oleh Khalifah dari Abu al Yaqzhan, dia berkata: “Telah meninggal 70 orang putra Anas bin Malik pada saat wabah al jarif.” Wallahu A’lam.
Tidak ada yang tersisa dari penduduk negri kecuali sedikit. Ibnu Amir berdiri di mimbar ketika khutbah Jum’at dan tidak ada yang hadir kecuali hanya tujuh orang dari kalangan pria dan wanita. Beliau berkata, “Kemana jama’ah masjid ini?” mereka menjawab, “Di bawah tanah wahai Amirul Mu’minin.”
– Wafatnya al Qadhi Bashrah Abul Aswad ad Du’aliy Sang pencetus ilmu nahwu pertama kali.
-Wafatnya Qabishah bin Jabir al Asadiy di Kufah, seorang yang fasih dan memiliki pemahaman kuat.
-Ibnu Zubair kembali mengangkat Mush’ab di Iraq dan memecat Ibnu Hamzah.

TAHUN 70 HIJRIYAH
-Wafatnya Ashim bin Umar bin Khatab. Beliau dilahirkan di saat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam masih hidup.

TAHUN 71 HIJRIYAH
-Wafatnya Abdullah bin Abi Hadrad al Aslamiy. Beliau termasuk salah satu yang ikut pada bai’at di bawah pohon (bai’at Ridwan)

TAHUN 72 HIJRIYAH
-Wafatnya al Bara bin Azib sahabat dekat Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhum
-Wafatnya Ma’bad bin Khalid al Juhani. Beliau adalah orang yang memegang panji untuk kaum Juhainah pada fathu makah.
-Wafatnya Ubaidah bin Umar bin as Salmaniy al Kufiy (menurut pendapat yang kuat). Beliau adalah orang yang faqih, mufti, murid dari Ali dan Ibnu Mas’ud. Lahir di zaman Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
-Wafatnya al Ahnaf bin Qais Abu Bahr at Tamimiy (menurut pendapat yang kuat).

-Tragedi pertempuran yang terjadi di Iraq ketika Abdul Malik berupaya untuk merebut Iraq (yang saat itu dikuasai oleh Mush’ab – pihak Ibnu Zubair). di Samping itu pula Mush’ab ingin merebut negri Syam. Maka terjadilah pertempuran dahsyat antara pasukan Abdul Malik dengan pasukan Mush’ab. Sebagian pasukan Mush’ab berkhianat kepadanya. Setelah berhasil mengalahkan pasukan Mush’ab, Abdul Malik mempersiapkan pasukan al Hajjaj bin Yusuf untuk menggempur Ibnu Zubair di mekah……

Maroji:
*AL ‘IBAR Al Imam Adz Dzahabi
*TARIKH AL ISLAM Imam Adz Dzahabi
*SIYAR A’LAMIN NUBALA Adz Dzahabi

Oleh: Abu Dawud al Pasimiy
===============================

Sumber : abudawudalpasimiy.wordpress.com

Author: Admin